Keabsahan Transaksi QRIS Perspektif Fiqih Muamalah dan Maqasid Syariah

Authors

  • Adam Malik Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Author https://orcid.org/0009-0001-4566-5802
  • Isma Auliya Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Author
  • Galuh Zalfa Syafia Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Author

Keywords:

QRIS, Fiqih Muamalah, Maqasid Syariah, Pembayaran Digital, Ekonomi Syariah

Abstract

Quick Response Code Indonesian Standard QRIS sebagai sistem pembayaran digital nasional telah mengubah pola transaksi ekonomi masyarakat Indonesia secara signifikan. Kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan QRIS mendorong penggunaannya secara luas, namun sekaligus memunculkan pertanyaan mengenai keabsahan transaksi tersebut dalam perspektif fiqih muamalah dan maqasid syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keabsahan transaksi QRIS dalam jual beli berdasarkan rukun dan syarat syariah serta menilai kontribusinya terhadap pencapaian maqasid syariah. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif normatif melalui analisis terhadap Al-Qur’an hadis literatur fiqih jurnal ilmiah terindeks SINTA dan Scopus serta fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transaksi QRIS pada dasarnya bersifat mubah dan sah selama memenuhi rukun jual beli meliputi pihak yang berakad objek yang halal harga yang jelas serta ijab qabul dalam bentuk digital. Selain itu QRIS sejalan dengan prinsip syariah seperti kerelaan kejelasan dan perlindungan harta. Dari perspektif maqasid syariah QRIS berkontribusi pada perlindungan harta dan peningkatan kemaslahatan ekonomi masyarakat meskipun tetap memerlukan penguatan regulasi dan literasi digital syariah untuk meminimalkan risiko transaksi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Qaradawi, Y. (1994). Fiqh Muamalah Kontemporer. Dar al-Qalam.

Anshori, A. G. (2009). Hukum Perjanjian Islam: Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat. Gadjah Mada University Press.

Ardiansyah, D. (2023). Transformasi Digital Perguruan Tinggi Menggunakan Prinsip Smart Education. Jurnal Informatika Komputer, Bisnis Dan Manajemen, 20(1), 42–55. https://doi.org/10.61805/fahma.v20i1.43

Ascarya. (2016). Akad dan Produk Bank Syariah. Rajawali Pers.

Badan Amil Zakat Nasional Kalimantan Timur. (2023). BAZNAS Kaltim dan Bank Indonesia Kolaborasi Menggunakan QRIS untuk Sistem Pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). https://kaltim.baznas.go.id/berita/news-show/baznas-kaltim-dan-bank-indonesia-kolaborasi-menggunakan-qris-untuk-sistem-pembayaran-zakat-infaq-dan-sedekah-zis

Bank Indonesia. (2024). Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025--2030.

Bank Indonesia. (2025). Laporan Transaksi QRIS Q1 2025.

Beekun, R. I., & Badawi, J. A. (2022). Shari’a Compliance Principles in Financial Technology. International Journal of Islamic Finance, 4(2), 89–107.

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2017). Fatwa No. 116/DSN-MUI/IX/2017 tentang Uang Elektronik Syariah.

Hassan, A., & Ali, M. (2024). Islamic FinTech and Digital Payment Systems: A Systematic Review. Journal of Islamic Financial Technology, 4(2), 67–89.

Kayed, S., & Hassan, M. K. (2011). The Global Financial Crisis and Islamic Finance. Thunderbird International Business Review, 53(5), 551–564.

Kementerian Agama RI, & Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. (2019). Al-Qur’an dan Terjemahannya Edisi Penyempurnaan 2019 (Edisi Penyempurnaan). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2025). Laporan Statistik Uang Elektronik Indonesia Q1 2025.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). Sage.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Munawir, M. (2023). Tinjauan Penggunaan Uang Elektronik dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Istiqro: Jurnal Hukum Islam, Ekonomi Dan Bisnis, 11(2), 156–171.

Otoritas Jasa Keuangan. (2020). Roadmap Keuangan Syariah 2020--2025.

Perkasa, I., Tohirin, & Beekun, A. (2022). Digitalisasi Sektor Keuangan Islam: Tantangan dan Peluang. Jurnal Ekonomi Syariah, 9(3), 234–256.

Siliwangi. (2025). Transformasi Hukum Muamalah di Era Digital: Analisis Akad pada Platform E-Commerce. FEBI, 2(2), 43–55.

Suryani, M. (2024). Maqosid Al-Syari’ah Sebagai Dasar Pergerakan Ekonomi Syariah Di Era Digital. Journal of Islamic Economic Dynamics, 12(1), 78–96.

Suryawirawan, A. (2025). Transformasi QRIS sebagai Instrumen Pembayaran Digital dalam Perspektif Ekonomi Syariah. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan, 4(1), 81–94.

Wijayanti, P., Mohamed, I. S., Daud, D., Apriyanti, H. W., Shodiq, M. J., & Khoiriyah, A. (2025). The integration of maqasid sharia principles on digital accounting information system in Indonesian Islamic microfinance. Journal of Islamic Accounting and Finance Research, 7(1), 107–126.

Wiyani, S., Syahbudi, M., & Daulay, A. N. (2025). The Role of Fintech in the Transformation of the Cashless Society of the Sharia Financial Sector with A Literature Review Approach. BALANCA: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam, 3(1), 126–160.

Yusof, M. F. C., & Amin, M. A. (2015). Shariah Compliance in Islamic Venture Capital. Jurnal Ekonomi Malaysia, 49(1), 53–67

Published

2026-02-27

How to Cite

Keabsahan Transaksi QRIS Perspektif Fiqih Muamalah dan Maqasid Syariah. (2026). Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal, 3(1), 1-17. https://journal.stai-barru.ac.id/index.php/al-kalam/article/view/152