Implementasi Hidden Curriculum dalam Membentuk Karakter Religius Santri di PPP Salafiyah 2 Bangil
Keywords:
implementasi , hidden curriculum , karakter religiusAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi hidden curriculum dalam membentuk karakter religius santri di Pondok Pesantren Putri Salafiyah 2 Bangil, mengidentifikasi nilai-nilai karakter religius yang dikembangkan, serta menganalisis praktik keseharian yang mendukung internalisasi nilai tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi santri, ustadzah, dan pengurus pesantren yang dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, dengan validitas data dijaga melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hidden curriculum di PPP Salafiyah 2 Bangil berlangsung secara efektif melalui tiga fokus utama, yaitu keteladanan tenaga pendidik, pembiasaan ibadah dan rutinitas harian, serta pengelolaan sistem sosial dan kegiatan ekstrakurikuler. Keteladanan kiai, ustadzah, dan pengurus pesantren menjadi medium utama internalisasi nilai religius melalui sikap, perilaku, dan pola interaksi sehari-hari. Pembiasaan ibadah dan rutinitas harian yang terstruktur dan konsisten membentuk disiplin, tanggung jawab, dan kesadaran beragama santri. Sementara itu, sistem sosial pesantren dan kegiatan ekstrakurikuler berfungsi sebagai ruang pembelajaran sosial-religius yang menumbuhkan kepedulian, kepemimpinan, etos keilmuan, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa hidden curriculum berperan strategis dalam membentuk karakter religius santri melalui pengalaman hidup yang terintegrasi dalam budaya pesantren
Downloads
References
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.
Fatmawati, L., & Maratus, S. (2024). Implementasi kegiatan sholat berjamaah dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di MTsN 9 Blitar. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 6(2), 45–57.
Faza, A. I., Zaman, M., Nursikin, B., & Ridlo, M. (2025). Pembinaan perilaku sosial dan spiritual bagi santri Pondok Pesantren Al-Manar Desa Bener, Kabupaten Semarang. Ulil Albab: Jurnal Ilmiah Multidisiplin.
Fitriyah, N., & Rahmawati, D. (2023). Hubungan antara tahfizh Al-Qur’an dan kedisiplinan siswa di Madrasah Aliyah. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(1), 23–35.
Ghafur, O. A. (2025). Pembentukan Karakter Santri dengan Metode Pemahaman ,. 14(2), 3081–3092.
Hidayat, M., & Prasetyo, A. (2025). Manajemen pendidikan karakter religius: Studi komparatif pesantren NU, Muhammadiyah, dan Hidayatullah. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 14(2), 101–118.
Jackson, P. W. (1968). Life in Classrooms. Holt, Rinehart and Winston.
Khalid, M. I., Risnawati, & Za’ba, N. (2024). Pengaruh aktivitas shalat berjamaah terhadap karakter religius siswa Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru. Al-Ihda’: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 18(1), 917–925.
Maesaroh, S., Idhofi, A., Latifah, M., & Syafar, D. (2024). Pengaruh kinerja organisasi santri putri (OSPI) terhadap kedisiplinan santri kelas 3 putri Pondok Pesantren Nurul Iman Al-Hasanah Leuwiliang Bogor. Al-MUNADZOMAH, 4(1).
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). Sage Publications.
Munawwaroh, M. (2023). مفهوم الفلسفة الخالدة في التربيّة الإسلاميّة. Proceeding of Saizu International Conference on Transdisciplinary Religious Studies, 248–260.
Nurfadhilah, & dkk. (2020). Wibawa guru dalam pembentukan karakter peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam.
Nurfadhilah, K. N., & al., et. (2023). Keteladanan kepemimpinan kharismatik kepala madrasah dalam membangun karakter peserta didik di MTs Azzainiyyah Kabupaten Sukabumi. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 1(3), 207–221.
Sahrowi, A., Harianto, S., & Sayyi, A. (2025). Implementasi pembelajaran berbasis humanistik dalam meningkatkan spiritualitas santri di Pesantren Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan. Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 1(1), 13–24.
Subekti, M. Y. A., & al., et. (2022). Keteladanan kyai dalam menciptakan budaya religius pada pondok pesantren anak. Ta’limuna, 11(1), 69–84.
Subekti, M. Y. K. (2018). Kepemimpinan kyai dalam pesantren. Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.




